Saturday, October 6, 2012

LANGKAH - LANGKAH PENJUALAN


Suatu perjalanan seberapapun dekat atau jauhnya dimulai dari satu langkah terlebih dahulu. Pun begitu dengan penjualan. Terdapat langkah-langkah atau prosedur yang secara garis besar sama, perbedaannya hanya pada keluwesan pengaplikasian karena setiap area, produk maupun pelanggan memiliki karakteristik yang tidak sama.

Apa saja langkah-langkah penjualan itu?

PENDEKATAN
Setiap orang menyetujui bahwa senyuman jauh lebih diterima dibandingkan gedoran di pintu Anda.Karena itu, kunjungilah pelanggan dengan senyum hangat dan wajah cerah. Pelanggan tertentu menyukai jabat tangan yang mantap dan sebagian yang lain tidak, maka lakukan lah jabat tangan jika memungkinkan. Melalui proses pendekatan ini kita dapat mempererat hubungan dengan pelanggan dan menciptakan iklim dimana kita & pelanggan memperoleh keuntungan bersama

PENGECEKAN STOK
Langkah ini dapat kita lewati jika kita berkunjung pada pelanggan baru. Namun, jika produk kita telah tersedia di pelanggan, maka pengecekan stok mutlak dilakukan. Melalui pengecekan stok ini kita dapat mengetahui pola pembelian konsumen pada pelanggan kita, stok ideal bagi pelanggan serta untuk menentukan saran pembelian bagi pelanggan yang bersangkutan. Dengan adanya pengecekan stok dan saran pembelian, pelanggan akan lebih mudah menentukan keputusan pada saat order.

PEMAJANGAN
Pemajangan dikenal pula sebagai merchandising. Ini merupakan cara produk ditampilkan di outlet/pelanggan kita. Ini cara yang paling mudah namun efektif untuk mempercepat barang kita terjual. Mengenai pemajangan akan dibahas lebih lanjut pada post selanjutnya

PRESENTASI
Langkah presentasi merupakan langkah dimana salesman melakukan penawaran produk kepada pelanggan. Pada langkah ini akan diketahui apakah pelanggan akan melakukan pembelian atau tidak. Presentasi berisi pula penyampaian evaluasi penjualan outlet, ide ato saran serta manfaat2 pembelian produk kita yang akhirnya bakal tercipta penjualan.

CLOSING
Closing ato menutup penjualan berarti mendapatkan komitmen dari pelanggan. Ketika muncul sinyal pembelian dari pelanggan, penutupan harus dilakukan secepatnya sebelum pelanggan berubah pikiran. Penutupan yang efektif dilakukan tanpa bertele-tele disertai rekomendasi jumlah pesanan yang logis bagi pelanggan. Untuk salesman pemula, penutupan biasanya akan menemui kendala-kendala ringan terutama yang berkaitan dengan keraguan pelanggan terhadap penawaran kita. Namun, seiring berjalannya waktu salesman tersebut akan handal dalam penutupan pemesanan.

/sekian

No comments:

Post a Comment